Skip to main content

Sahabat Cinta Kasih


Senyum sahabatku menyegarkan bagai tetes embun di pagi hari yang hening
Senyum yang membasuh setiap hati yang sedang lara
Sahabatku senantiasa menebarkan kebahagiaan di setiap taman hati,
dengan kesejukan menebar tak terkata

Sahabatku bagai kerlip bintang yang memancarkan sinar ke semesta raya di gelap malam
Pancarannya menyelimuti pepohonan yang rindang diantara sela dedaunan
Menghangatkan setiap jiwa yang dirundung sakit dan duka
Sinar kasihnya bagai perisai yang melindungi insan dari pekatnya malam
Bagai pelita yang begitu mendamaikan setiap jiwa

Sahabatku bagai mutiara didasar samudera terdalam
Bercahaya dengan kilau indah
Untaian rasa yang pancarannya tak lagi tersembunyi

Sahabatku menebarkan kasih bak derasnya hujan
Membasahi setiap jengkal tanah berdebu
Membersihkan tiap kelopak bunga dan helai daun
Dengan pancaran cinta suci Illahi

Ku titipkan pesan pada sang bayu,
yang menghembus ke setiap arah penjuru
Kisahkanlah kepada dunia,
Cerita cinta tentang kehadirannya

Puisi "Sahabat Cinta Kasih"
Karya untuk Bp. Sonny Sumarsono Wuryadi
Anna Saraswati

Popular posts from this blog

Anda Ingin Sukses?

Keinginan untuk sukses adalah usaha yang wajar, sehat dan syah-syah saja bagi setiap orang. Banyak cara yang dilakukan orang untuk mengejar kesuksesan dan kekayaan. Namun sebenarnya yang ikut menentukan keberhasilan seseorang dalam meraih sukses adalah emosi-emosi yang mengiringi atau yang berada disekitar alasan keinginan tadi. Karena emosi-emosi tersebut dapat menentukan sifat energitik dari keinginan tersebut. Bilamana dalam meraih sesuatu keinginan, kita barengi dengan su atu kepercayaan dan keyakinan, maka unsur percaya dan yakin ini akan dapat menimbulkan getaran energi yang mudah mengundang mengalirnya energi menuju terwujudnya hasil kesuksesan.

Kehidupan Setelah Kematian

Janganlah takut mati! Karena ini adalah proses alami, layaknya proses ular yang berganti kulit. Mati hanyalah proses matinya tubuh fisik dan keluarnya roh atau jiwa dari raga, guna melanjutkan perjalanan jiwa menuju alam dan dimensi yang lain. Roh atau jiwa tetaplah hidup! Bahkan pikiran, keinginan, dan obsesi kita tetaplah ada. Dalam bukunya Life after life , Raymond Moody menuturkan kehidupan setelah kematian sebagai berikut:   Setelah seseorang meninggal dunia, maka dia merasa dirinya keluar dari raganya, sehingga dia bisa melihat raganya yang tergeletak di tempat tidur ditunggui sanak keluarganya yang sedang meratapi meninggalnya. Dan dia ingin menghibur, namun tidak seorangpun yang bisa mendengar kata-katanya.

Saat Ajal Tiba...

Menjelang kematiannya seringkali seseorang bermimpi dijemput oleh sanak-keluarganya yang sudah meninggal mendahuluinya . Dan beberapa saat sebelum kematian, penyakit separah apapun tidak akan terasa lagi. Sensasi fisik terasa lebih nyaman dari sebelumnya. Pada saat ajal tiba, manusia hanya melepaskan tubuh fisiknya saja, sedangkan pikiran dan perasaannya masih tetap sama. Jiwanya tetap tidak berubah. Keinginan, memori, obsesi, semuanya masih dimilikinya. Oleh karenanya, dia tetap melihat kerabat dan siapa saja yang menangisi kematiannya. Dia ikut sedih dan berupaya keras untuk menjelaskan bahwa sesungguhnya dia tidak mati. Dia mendekati mereka, menyentuh mereka, dan berusaha menghibur mereka. Namun karena dia sudah tidak memiliki tubuh fisik lagi, maka upaya sentuhannya tidak terasakan. Setelah beberapa saat, dia pun menjadi sadar bahwa upayanya sia-sia. Karena dia tidak bisa berkomunikasi dengan mereka yang ditinggalkan.