Skip to main content

Siapa Aku


Kupikir akulah karang, namun diriku luluh lantak saat ombak memukulku
Terombang-ambing bagai buih di lautan luas tiada bertepi
Kupikir akulah baja, namun diriku terbakar saat jilatan api panas menempaku.
Mungkin aku kayu, namun kini pun telah menjadi abu
Terhempas angin yang tak henti mempermainkan sisa eksistensiku
Oh. habislah diriku...

Ketika kita merasa senang saat mendengar pujian yang ditujukan kepada diri kita. Ketika kita merasa bahagia saat mendapatkan sesuatu yang kita harapkan. Ketika kita merasa pedih saat mendengar hinaan, fitnah, umpatan yang ditujukan kepada diri kita. Saat itu... api telah membakar jiwa kita! Bila kita bisa menutup diri dari segala hal yang bisa membakar jiwa kita... maka sebenarnya api itu hakekatnya sudah tidak ada lagi! Dan kita sudah tidak terpengaruh oleh apa-apa lagi...

Sebenarnya kita tidak perlu ngoyo dan berlelah-lelah dalam mencukupi kebutuhan hidup kita, karena kita telah diberikan kemampuan untuk menciptakan nasib kita sendiri. Anda mau sehat, Anda mau berkelimpahan, Anda mau berbahagia... ciptakanlah sendiri! Setiap hari Anda dapat mewujudkan segala keinginan Anda secara nyata dalam kehidupan ini!

Kompilasi Catatan 5 Menit
Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Renungan | Kreativitas Tanpa Batas

Prof. Ng Aik Kwang yang berasal dari University of Queensland, dalam bukunya “Why Asians Are Less Creative Than Westerners” (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi “best seller”. Website www.idearesort.com mengemukakan beberapa hal tentang bangsa bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang: Bagi kebanyakan orang Asia, dalam budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang mereka miliki, misalnya rumah, mobil, uang dan harta lain. Passion (rasa cinta terhadap sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreativitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang untuk memiliki kekayaan banyak .   Bagi orang Asia, banyaknya kekayaan yang mereka miliki lebih dihargai daripada CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai cerita, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menem...

Seroja Bali | Past Life Regression Therapy

Seroja Bali | Segala pengalaman hidup itu akan terekam dalam mental body seseorang. Oleh karena itu, pada saat di terapi Past Life Regression (PLR) segala pengalaman tadi bisa dipanggil atau dibaca kembali. Itulah sebenarnya asyiknya PLR! Sahabat Seroja Bali sudah bisa melakukan PLR. Selamat! Orang hidup selalu punya masalah, so pasti. Namun, kalau berbagai upaya memecahkannya sudah dilakoni, tapi hasilnya selalu mentok, siapa tahu ada sesuatu di masa lalu yang mengakibatkan kesengsaraan d i masa kini. Salah satu jalan keluarnya, tengoklah “ke masa silam” melalui terapi past life regression (PLR).  

Seroja Jogja | Everything Happens for a Reason

Seroja Jogja | Aku punya sahabat muda di Seroja Jogja, anak dari sahabatku di Seroja Jakarta. Untukku dia istimewa, semuda itu dia sudah tertarik melakukan kegiatan membantu sesama. Yang kutahu dia bersama temannya mahasiswa setiap minggu naik sepeda motor ke Gunung Kidul mengajar bahasa Inggris pada anak-anak di desa. Saat ini dia rajin melakukan terapi dan meditasi di RK, rumah singgah pasien anak kanker. Dia tidak pernah menolak menolong pasien meski dia sendiri sedang lelah atau kurang fit. Meskipun dia pendiam, pasien anak kanker sayang padanya. Beberapa anak bahkan memilih untuk diterapi oleh dia dibanding aku. Siang ini dia menemaniku mengurus wisma yang akan kami gunakan untuk melayani lokakarya Seroja. Kebetulan dia menawarkan diri untuk membantuku sebaagai sie tempat. Sebetulnya dia ada janji menghadiri wisuda temannya selesai mengurus wisma, tapi karena hujan deras kami tertahan di rumah Bu Listi pengelola wisma.