Skip to main content

Siapa Aku


Kupikir akulah karang, namun diriku luluh lantak saat ombak memukulku
Terombang-ambing bagai buih di lautan luas tiada bertepi
Kupikir akulah baja, namun diriku terbakar saat jilatan api panas menempaku.
Mungkin aku kayu, namun kini pun telah menjadi abu
Terhempas angin yang tak henti mempermainkan sisa eksistensiku
Oh. habislah diriku...

Ketika kita merasa senang saat mendengar pujian yang ditujukan kepada diri kita. Ketika kita merasa bahagia saat mendapatkan sesuatu yang kita harapkan. Ketika kita merasa pedih saat mendengar hinaan, fitnah, umpatan yang ditujukan kepada diri kita. Saat itu... api telah membakar jiwa kita! Bila kita bisa menutup diri dari segala hal yang bisa membakar jiwa kita... maka sebenarnya api itu hakekatnya sudah tidak ada lagi! Dan kita sudah tidak terpengaruh oleh apa-apa lagi...

Sebenarnya kita tidak perlu ngoyo dan berlelah-lelah dalam mencukupi kebutuhan hidup kita, karena kita telah diberikan kemampuan untuk menciptakan nasib kita sendiri. Anda mau sehat, Anda mau berkelimpahan, Anda mau berbahagia... ciptakanlah sendiri! Setiap hari Anda dapat mewujudkan segala keinginan Anda secara nyata dalam kehidupan ini!

Kompilasi Catatan 5 Menit
Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Miliki Pikiran Positif Untuk tetap Sehat dan Sembuh dari Penyakit

Alan Sirait ( 68 tahun ) pada tahun 2001 pernah mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga seorang dokter sepesialis jantung menyarankannya untuk menjalani balonisasi (penggunaan balon untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat oleh plak). Namun setelah berkonsultasi dengan dokter lain, ia memutuskan untuk tidak melakukan tindakan itu. Ia pasrah pada Tuhan dan optimis bahwa penyakitnya dapat sembuh. Ia justru sempat mengikuti terapi energi kristal dan senam jantung. Beb erapa bulan kemudian, ternyata pemikiran positif dan kedisplinannya dalam menjalani terapi jalan menuai hasil. Dosis obat yang ia konsumsi semakin rendah, dan tubuhnya menjadi segar bugar. Beberapa orang sering mengingatkan kita tentang pentingnya berpikir positif untuk menghasilkan energi positif dan merubah setiap keadaan menjadi lebih baik. Ternyata hal ini benar manfaatnya. Di bidang kesehatan saja, pikiran positif sudah terbukti mempermudah kesembuhan seseorang dari penyakit.

Sonny Sumarsono Wuryadi

Rumah itu mengingatkan saya pada rumah masa kecil saya di kompleks Angkatan Udara di Halim Perdanakusuma, Jakarta. Klasik dan rimbun. Sebuah pohon rambutan rindang di tengah halaman dikelilingi berbagai tanaman yang lebih kecil. Ada yang merambat, banyak pula yang tertanam rapi di pot-pot. Kesan yang menenangkan. Sebenarnya sudah lama saya ingin ke sini, tapi selalu batal karena kekhawatiran saya. Bukan takut pada kerimbunan pohon rambutan di malam hari, tapi kepada pemiliknya, Sumarsono, seorang terapis holistik. Ketakutan yang sebenarnya tidak beralasan. Hal ini muncul dari cerita-cerita orang lain tentang Pak Sonny, begitu panggilannya. Teman saya bilang, istrinya, juga pasien-pasien lain, bisa tidur berjam-jam, bahkan semalaman, bila "dipegang" Pak Sonny. Saya hanya tak mau bikin orang rumah bingung kalau saya tak pulang karena ketiduran di tempat prakteknya. Namun keraguan itu harus saya singkirkan karena kebutuhan mendesak untuk memulihkan fisik saya yang...

Seroja Bali | Energi Illahi, Keyakinan dan Keikhlasan

Seroja Bali | Sakit apapun, bila kita pasrahkan sepenuhnya penyembuhannya kepada Tuhan, dan kita pun yakin seyakin-yakinnya atas kuasa dan kasihNya... pastilah tersembuhkan! Untuk menjadi sembuh juga perlu adanya kesadaran pada diri si penderita sakit! Artinya, dia harus memiliki niat dan keinginan yang teguh untuk sembuh. Dia juga harus yakin akan kuasa dan kasih Tuhan yang tidak terbatas kemampuannya, dan tidak bisa terjangkau oleh nalar pikiran manusia. Serta penyembuh an Illahi itu bersifat holistik, yaitu menyembuhkan sakit fisik, psikis, dan spiritual sekaligus!