Skip to main content

Hadapilah Dengan Kecerdasan Spiritual!


Saya mendengar kabar bahwa semalam ada seseorang di kampung sebelah yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Masalahnya adalah persoalan ekonomi. Konon cerita tetangga, bahwa dia gagal mendapatkan uang untuk biaya sekolah anak semata wayangnya.

Inilah pelajaran yang baik bagi kita semua.... bahwa dalam menyelesaikan masalah atau persoalan hidup janganlah hanya secara rasional dan emosional saja, namun gunakanlah kecerdasan spiritual. Bilamana orang tua tidak bisa menyekolahkan anaknya, janganlah cepat putus asa! Berdo'a dan mohonlah pertolongan Tuhan. Bila kita benar-benar meyakini kemaha kasihan Tuhan, apalagi dengan keyakinan penuh akan janji Tuhan yang akan memenuhi permohonan kita.... maka semuanya pasti ada solusinya. Disinilah perlunya kita mempunyai kemampuan untuk menghadapi penderitaan, serta mampu mengambil pelajaran berharga dari sebuah kegagalan.

Inilah salah satu bagian dari kecerdasan spiritual yang harus kita miliki!

Dalam kehidupan ini seseorang tidak hanya cukup memiliki kecerdasan otak (IQ) saja, namun perlu dibarengi dengan kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ). Sehingga dengan pengelolaan pikiran yang seimbang dengan memiliki ketiga kecerdasan tersebut maka mereka dapat mencapai kehidupan yang paripurna.

Berdasarkan penelitian, dengan berbekal kecerdasan intelektual dan emosional seseorang mungkin akan dapat meraih kesuksesan hidup, namun ternyata kesuksesan bukan hanya sekedar kecukupan materi ataupun jabatan, melainkan dibutuhkan sesuatu yang lebih bermakna, yaitu kebahagiaan dan kedamaian. Maka sejak itu orang menyadari perlunya kecerdasan spiritual!

Kecerdasan spiritual (SQ) adalah kecerdasan yang diperlukan untuk menghadapi dan memecahkan persoalan makna dan nilai, yaitu kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup kita dalam konteks makna yang lebih luas. Sehingga kita dapat mengambil makna dibalik semua masalah yang kita hadapi.

Ketika kita dihadapkan pada sebuah masalah, maka kita akan mengaktifkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional untuk mencari solusi. Tetapi kita juga akan melihat disisi lainnya, yaitu "mengapa kita melakukan solusi tersebut dan apakah solusi yang kita lakukan akan bermanfaat bagi kehidupan kita atau orang lain?" Disinilah perlunya peran kecerdasan spiritual !

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Bahasa Tuhan

“Guruku Bahasa Inggris itu pasti musuhan sama Guru Bahasa Jawa,” kata Izza suatu malam. “Kok bisa?” “Lha kata Guru Bahasa Inggris, bahasa Inggris itu penting karena itu bahasa internasional. Padahal kata Guru Bahasa Jawa, bahasa Inggris itu enggak penting. Lebih penting bahasa Jawa karena itu sama saja memelihara tradisi dan budaya. Itu kalo di ruang guru bertengkar kali ya?” Saya terkekeh. Apa yang dia bayangkan itu masuk akal juga. Ketika dia diarahkan bahwa satu lebih penting dari yang lain, dia berpikir itu pula yang terjadi dalam percakapan antar guru. Padahal bisa jadi itu hanya salah satu cara guru untuk memotivasi siswa agar mereka maumendalami ilmu yang mereka ajarkan. Saya juga guru bahasa Inggris, tapi saya tidak pernah mengatakan bahwa pelajaran saya lebih penting dari pelajaran lain. Bahkan saya sendiri suka mendalami bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.

Renungan | Percayalah!

Bilamana di dunia ini... engkau mengerjakan segala pekerjaanKu, maka segala urusan duniamu....  AKU yang akan mengerjakannya!

Aktivasi Intuisi dan Aplikasinya

INDRA KEENAM sering diidentikkan dengan kemampuan untuk melihat makhluk halus, padahal sebenarnya fungsi dari indera keenam sendiri jauh melebihi hanya sekedar melihat makhluk halus. Karena kemampuan melihat makhluk halus hanya merupakan bagian dari kemampuan indera keenam itu sendiri. Seperti intuisi, namun jauh lebih tajam. Apabila intuisi merupakan suatu hasil pengalaman, indera keenam tidak mengenal adanya pengalaman.   Pada hakekatnya anda dapat mendayagunakan kemampuan indera keenam jika anda mengetahui caranya. Karena sekarang ini banyak metode yang di kembangkan agar seseorang dapat menguasai indera keenam. Indera keenam dapat muncul atau bangkit bila seseorang senantiasa mampu mengolah pikiran, jiwa, raga, rasa dan karsa. Dengan cara-cara tersebut, akan terjadi suatu “loncatan fungsi indera”, yaitu dari panca indera ke indera keenam. Loncatan indra ini bisa kita ibaratkan seperti orang tidur, karena tak seorangpun yang dengan kesadaran penuh, bahwa di...