Skip to main content

Puisi dan Rahasia Kehidupan


Puisi spiritual memuat kode-kode yang bila mampu membukanya akan membawa orang memahami misteri kehidupan. Namun kode-kode itu dituliskan bukan dimaksudkan untuk merahasiakan atau menyembunyikannya agar tidak diketahui orang, justru sebaliknya kode-kode itu dirancang dan diberikan untuk membantu orang menemukan jalan untuk memahaminya. 

Kode-kode itu merupakan jalan pintas dan cara singkat karena rahasia kehidupan terlalu panjang jika diuraikan dengan gaya narasi dan deskripsi. Kode-kode itu semacam tombol untuk mengaktifkan kemampuan mengolah data yang sudah ada pada diri setiap orang sehingga siapapun yang dengan cermat membaca kode-kode itu akan mengaktifkan tombol-tombol dalam dirinya sendiri dan akan terbukalah pintu gerbang ke rahasia kehidupan yang tersimpan dalam dirinya sendiri.

Sebagai contoh, Rumi, Gibran dst. juga seloka-seloka kitab suci menggunakan puisi sebagai cara untuk membantu orang memahami misteri kehidupan karena alasan tersebut yakni bahwa saat orang membaca puisi walau berupa potongan kata-kata pendek dan singkat namun imajinasi pembaca akan meluas saat menafsirkannya di mana pembaca tanpa sadar membaca pengetahuan yang tersimpan dalam dirinya sendiri dan menyelami dirinya sendiri yang ternyata sangat luar biasa luasnya. Sonny H. Waluyo

Popular posts from this blog

Membersihkan dan Mengaktifkan Chakra

Tubuh manusia terdiri dari tubuh Fisik, tubuh Eteris, tubuh Astral, dan Roh. Tubuh Eteris disebut juga dengan Tubuh Bioplasmik, atau istilah populernya adalah Aura. Tubuh eteris yang merupakan sistem energi tubuh manusia ini dilengkapi dengan perangkat sirkulasi energi, yaitu meridian dan chakra-chakra yang bertugas menyirkulasikan energi vital keseluruh bagian tubuh manusia. Ada sekitar 320 chakra yang tersebar di seluruh tubuh, namun yang terpenting adalah 7 chakra utama ya ng mempengaruhi kondisi fisik, psikis, dan spiritual manusia. Bila ketujuh chakra utama ini bersih dan optimal kerjanya, maka kondisi kesehatan fisik, psikis, dan spiritual kita akan dalam keadaan prima (sehat).

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Miliki Pikiran Positif Untuk tetap Sehat dan Sembuh dari Penyakit

Alan Sirait ( 68 tahun ) pada tahun 2001 pernah mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga seorang dokter sepesialis jantung menyarankannya untuk menjalani balonisasi (penggunaan balon untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat oleh plak). Namun setelah berkonsultasi dengan dokter lain, ia memutuskan untuk tidak melakukan tindakan itu. Ia pasrah pada Tuhan dan optimis bahwa penyakitnya dapat sembuh. Ia justru sempat mengikuti terapi energi kristal dan senam jantung. Beb erapa bulan kemudian, ternyata pemikiran positif dan kedisplinannya dalam menjalani terapi jalan menuai hasil. Dosis obat yang ia konsumsi semakin rendah, dan tubuhnya menjadi segar bugar. Beberapa orang sering mengingatkan kita tentang pentingnya berpikir positif untuk menghasilkan energi positif dan merubah setiap keadaan menjadi lebih baik. Ternyata hal ini benar manfaatnya. Di bidang kesehatan saja, pikiran positif sudah terbukti mempermudah kesembuhan seseorang dari penyakit.