Skip to main content

Ingin Lebih Intim?

Untuk mengalami keintiman dengan orang lain, Anda pertama-tama harus mengalaminya dengan diri sendiri. Sudahkah Anda mengenal dan intim dengan diri Anda sendiri? Keintiman itu membutuhkan keterbukaan, kejujuran, dan penerimaan penuh, serta perasaan cinta terhadap diri sendiri dan sesama.

Jika Anda tidak dapat jujur dan terbuka terhadap diri sendiri, serta tidak bisa menerima dan mencintai diri Anda sendiri secara apa adanya, tidak akan mungkin Anda bisa menerima dan mencintai orang lain dengan sungguh-sungguh. Anda hanya dapat berhubungan dengan orang lain sedalam Anda berhubungan dengan diri sendiri.
Penting kiranya Anda memahami mengapa Anda merasa sedih, marah, atau frustasi ketika keinginan Anda tidak terpenuhi dalam menjalin keintiman dengan orang lain. Keintiman itu memerlukan pemahaman pula. Bila Anda tidak dapat memahami diri sendiri, bagaimana Anda bisa memahami orang lain?

Love~light~joy

Popular posts from this blog

Renungan | Percayalah!

Bilamana di dunia ini... engkau mengerjakan segala pekerjaanKu, maka segala urusan duniamu....  AKU yang akan mengerjakannya!

Mengirim Pesan Dengan Telepati

Sebenarnya kemampuan manusia itu tidak terbatas. Anda dapat melakukan komunikasi dengan siapa saja dan dimana saja dengan telepati! Misalkan, Anda ingin mengirimkan pesan kepada kekasih Anda. Imajinasikan wajahnya dihadapan Anda, lantas kirimkan pesan kepadanya. Gambarkan sejelas-jelasnya respon yang Anda harapkan dari kekasih Anda terhadap pesan yang Anda kirimkan ini! Bila perlu ulangilah beberapa kali pengiriman pesan melalui telepati ini! Energi mengikuti pikiran kita! Tanpa kita sadari, sebenarnya diantara kita ini telah sering melakukan komunikasi melalui telepati. Coba, saat Anda memandang foto saya kemudian secara spontan Anda berpikir... lantas mengirimkan buah pikiran Anda tadi kepada saya sebagai pesan, maka pesan tadi sudah bisa mempengaruhi tindakan saya! Jadi sebenarnya, tidak bisa terelakkan bahwa diantara manusia ini saling mempengaruhi satu sama lain! Telepati adalah kemampuan untuk berkomunikasi atau saling menukarkan informasi dengan orang lain tanpa menggun...

Kehidupan Setelah Kematian

Janganlah takut mati! Karena ini adalah proses alami, layaknya proses ular yang berganti kulit. Mati hanyalah proses matinya tubuh fisik dan keluarnya roh atau jiwa dari raga, guna melanjutkan perjalanan jiwa menuju alam dan dimensi yang lain. Roh atau jiwa tetaplah hidup! Bahkan pikiran, keinginan, dan obsesi kita tetaplah ada. Dalam bukunya Life after life , Raymond Moody menuturkan kehidupan setelah kematian sebagai berikut:   Setelah seseorang meninggal dunia, maka dia merasa dirinya keluar dari raganya, sehingga dia bisa melihat raganya yang tergeletak di tempat tidur ditunggui sanak keluarganya yang sedang meratapi meninggalnya. Dan dia ingin menghibur, namun tidak seorangpun yang bisa mendengar kata-katanya.