Skip to main content

Semua Yang Terjadi Pasti Ada Alasannya


Setelah bertahun-tahun bekerja memberikan konsultasi pada banyak orang, saya mengamati banyak diantara wanita yang mengikuti pola hubungan yang meyebabkan mereka memilih dan dipilih oleh pasangan dengan tipe tertentu, yang justru dapat dikatakan bermasalah. Misalnya wanita itu jatuh hati pada pria pecandu narkoba atau pria yang menyukai kekerasan atau yang memiliki dorongan seksual berlebihan atau yang gila kerja dan sebagainya.

Mengapa wanita itu bisa jatuh hati kepada pria-pria yang bisa menimbulkan kesulitan bagi dirinya? Keluarga dan orang lain tentu tidak bisa memahami, bahkan pasti menganggap wanita itu mengalami cinta buta, dan tidak peduli dengan kesulitan-kesulitan yang timbul dari hubungannya dengan pria-pria yang bermasalah tersebut.

Hubungan antar manusia, entah itu berupa perjumpaan, atau kedekatan hati, bahkan ketertarikan satu sama lain untuk hidup bersama, bukannya tanpa sebab dan alasan. Pasti ada alasannya!

Begitu juga bagi wanita yang tertarik kepada pria-pria yang bermasalah tersebut. Saya yakini wanita itu sedang menyelesaikan hutang yang bersifat karma terhadap pria yang memiliki tipe khusus ini. Hal ini terlihat dengan bersemangatnya wanita itu menerima mereka sebagai pasangan, tanpa peduli dengan dampak dan kesulitan yang harus dihadapinya.

Saya yakin dalam diri wanita itu pasti ada keinginan untuk merawat, memberikan kasih, dan memaafkan bagi pria pasangan yang mengalami kesesatan ini. Dan memang secara spiritual, memberikan pengampunan adalah salah satu jalan pintas yang dapat menyelesaikan hutang karma.

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Mengirim Pesan Dengan Telepati

Sebenarnya kemampuan manusia itu tidak terbatas. Anda dapat melakukan komunikasi dengan siapa saja dan dimana saja dengan telepati! Misalkan, Anda ingin mengirimkan pesan kepada kekasih Anda. Imajinasikan wajahnya dihadapan Anda, lantas kirimkan pesan kepadanya. Gambarkan sejelas-jelasnya respon yang Anda harapkan dari kekasih Anda terhadap pesan yang Anda kirimkan ini! Bila perlu ulangilah beberapa kali pengiriman pesan melalui telepati ini! Energi mengikuti pikiran kita! Tanpa kita sadari, sebenarnya diantara kita ini telah sering melakukan komunikasi melalui telepati. Coba, saat Anda memandang foto saya kemudian secara spontan Anda berpikir... lantas mengirimkan buah pikiran Anda tadi kepada saya sebagai pesan, maka pesan tadi sudah bisa mempengaruhi tindakan saya! Jadi sebenarnya, tidak bisa terelakkan bahwa diantara manusia ini saling mempengaruhi satu sama lain! Telepati adalah kemampuan untuk berkomunikasi atau saling menukarkan informasi dengan orang lain tanpa menggun...

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Reiki untuk Orang Lain dan Diri Sendiri

Sehat dengan reiki kembali melanjutkan uraian seputar reiki, di mana suatu penyakit timbul karena adanya penyumbatan aliran energi di dalam tubuh metafisik seseorang. Nah agar penyakit itu hilang, sumbatan energi dalam tubuh orang itu harus dibuang dengan cara dialiri energi Ilahi (Reiki). Itu sebabnya reiki tidak cuma dipakai oleh praktisinya, tetapi juga dapat dipakai untuk orang lain yang memang tidak menjadi praktisi reiki. Bagi orang yang tidak belajar dan mengamalkan reiki dia tidak tahu bagaimana cara memasukkan reiki ke tubuhnya manakala dia sakit. Tapi bagi praktisi reiki pada saat ada gejala sakit secara reflek dia dapat menguasai keadaan dan dapat mengakses reiki untuk dirinya. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa praktisi reiki adalah orang yang dapat mengakses dan mengalirkan reiki untuk diri sendiri dan orang lain, sedangkan non praktisi reiki adalah orang yang hanya menerima apa adanya reiki ke dalam tubuhnya melalui bantuan praktisi reiki.