Skip to main content

Posts

Pasrah Bukan Berarti Menyerah

Bagi sebagian orang, pasrah mungkin memiliki pengertian yang negatif, dianggap sebagai suatu sikap penyerahan diri karena kekalahan, atau gagal menghadapi tantangan, atau menjadi tidak berdaya dan tidak mampu berbuat apapun. Padahal kepasrahan sejati tidaklah demikian, pasrah tidak berarti secara pasif lantas tidak melakukan apa-apa terhadap situasi yang dihadapinya. Tidak pula berarti berhenti membuat rencana atau melakukan suatu tindakan yang positif. Pasrah adalah kebijaks anaan yang sederhana, namun mendalam yaitu menyatu dengan aliran kehidupan yang ada. Pasrah berarti menerima keadaan kini tanpa syarat dan ikhlas. Berarti pula kita harus bisa menghilangkan resistensi batin terhadap apa yang sedang terjadi.

Jalan Spiritual Menuju Kesadaran Diri

Sekarang ini banyak orang yang merasa ada sesuatu yang hilang dalam dirinya, sehingga timbul perasaan gelisah, stress, tertekan, dan putus asa. Lantas mereka berupaya mengisi kehampaan yang dirasakan, dan berusaha memanipulasi dunia luar guna mendapatkan apa yang mereka inginkan. Inilah kondisi dimana sebagian besar dari kita mencoba menentukan sasaran dan berupaya mendapatkan keinginan dalam hidupnya dengan penalaran yang dimilikinya. Sayangnya, kebanyakan dari mereka tidak berhasil meraih tujuan dan keinginannya, alih-alih bisa mendatangkan kebahagiaan dalam hidupnya.

Seroja Bali | Lokakarya Visualisasi Kreatif

LOVE, LIGHT & JOY WORKSHOP SERIES KASIH, KEMUDAHAN & KEBAHAGIAAN DALAM HIDUP LOKAKARYA VISUALISASI KREATIF Fasilitator: Sumarsono Wuryadi, LRM (Counsellor & Holistic Therapist) Tuhan memberi kebebasan kepada manusia untuk memilih nasibnya sendiri. Mau sehat atau mau sakit? Mau hidup berkekurangan atau berkelimpahan ? Mau senang atau menderita? Tidak cuma bisa menerima keadaan dalam serba kekurangan dan kesempitan, tetapi manusia diberikan kemampuan untuk mau merubah nasibnya dengan berani menghadapi tantangan dan menggunakan kesempatan menggunakan karuniaNya. Kepada setiap manusia Tuhan memberikan karunia sebagai "pencipta". Oleh karena itu, seharusnya manusia dapat menciptakan nasibnya sendiri sesuai dengan yang diinginkannya. Hanya dalam proses penciptaan tadi perlu dilandasi dengan keyakinan dan kesadaran yang teguh bahwa apa yang diinginkan tadi benar-benar akan terwujud. MATERI YANG DIBERIKAN Pemahamam Visualisasi Kreatif T...

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Agar Menarik, Bermainlah Dengan Warna!

Agar bisa menarik dan menimbulkan perhatian, dalam berbusana sebaiknya Anda memilih warna-warna busana tertentu yang bisa mempengaruhi citra diri yang ingin Anda bangun. Misalnya, agar terkesan lebih agresif, kenakan busana warna merah. Agar terasa lebih akrab dan hangat saat bertemu dengan si dia, maka kenakan busana yang memberikan kesan hangat, yaitu oranye. Masing-masing warna menimbulkan kesan, asosiasi-asosiasi, dan pencitraan tertentu, yang kemungkinan Anda perlukan un tuk menunjang pencitraan diri yang ingin Anda bangun. Warna merah jambu adalah warna yang penuh cinta, hangat, dan penuh perhatian. Warna ini cocok dikenakan bagi mereka yang berprofesi di bidang pelayanan. Kenakan sesekali busana berwarna merah jambu bila Anda ingin memberikan kesan menenangkan dan penuh cinta terhadap dia. Warna biru ideal bila Anda yang ingin tenang dan memusatkan perhatian pada tugas dan pekerjaan Anda.

Terapi Warna | Sederhana dan Mudah!

Bukalah lemari pakaian Anda... biarlah batin Anda menuntun busana mana yang seharusnya Anda kenakan hari ini? Batin Anda pasti akan menunjukkan warna pakaian yang sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini! Bila diri Anda perlu ketenangan... pasti pilihan Anda jatuh pada busana berwarna biru langit atau hijau muda. Ini adalah bagian dari terapi warna! Sederhana dan mudah sekali bukan?

Janganlah Bertopeng!

Tidak perlu bersandiwara atau mengenakan topeng untuk menjaga citra, bagi diri sendiri maupun kepada orang lain. Anda juga tidak perlu mengubah diri Anda, agar sesuai dengan harapan dan keinginan maupun persetujuan orang lain. Bebaskan diri Anda dari belenggu-belenggu, dan berikan penghargaan berupa pengakuan harga diri yang sesungguhnya. Jangan biarkan kebahagiaan dan kesenangan Anda bergantung pada bagaimana Anda bisa menyenangkan orang lain. Juga jangan biarkan perasaan it u timbul karena Anda disenangkan oleh orang lain. Biarlah kebahagiaan Anda muncul karena Anda merasa diri Anda berbahagia! Pilihlah untuk bebas dari segala macam belenggu, terutama yang disebabkan oleh adanya keterbatasan diri, maupun keinginan menjaga citra semata.

Dunia Ada Dalam Diri Anda

Dunia lahir adalah cerminan dari dunia batin. Keduanya merupakan cerminan satu sama lain. Keduanya berubah tatkala pikiran dan kesadaran Anda berubah. Jika pikiran dan kesadaran Anda bergetar dengan rasa takut, maka segala bentuk ketakutan mewarnai dunia lahir Anda. Bila pikiran dan kesadaran Anda menggetarkan kemudahan, dunia lahir yang terwujud adalah kemudahan dalam hidup Anda. Aliran kemudahan dan kebahagiaan akan terwujud ketika Anda menemukan diri Anda yang sejati.

Perubahan Kesadaran Mempengaruhi Segalanya!

Bagaimanapun juga secara isoteris, keseluruhan dari diri kita, baik tubuh fisik maupun tubuh halus (tubuh eteris, tubuh mental) sangat dipengaruhi oleh setiap perubahan positif dari kesadaran (awareness) kita. Banyak kesulitan hidup, ketika dipandang dari perspektif isoteris, menyingkapkan kesempatan yang ditawarkan bagi kita untuk melakukan penyelesaian terhadap kesulitan, bahkan kesembuhan dari penyakit, yaitu dengan melakukan perubahan kesadaran. Penyembuhan yang mendalam selalu melibatkan suatu perubahan suasana hati, dimana hal ini hanya bisa dicapai manakala seseorang mampu mengembangkan kesadarannya. Begitu pula dalam mengatasi segala kesulitan hidup, kita perlu meningkatkan kesadaranterhadap diri kita yang sejati, terhadap alam semesta, serta terhadap Allah yang maha kuasa dan maha kasih.

Program Seroja 23 | Lokakarya Visualisasi Kreatif

Menjadi Juara Berkat Visualisasi Kreatif Cobalah anda amati Tiger Woods dan Jack Nicklaus , sang juara golf tingkat dunia ini sewaktu mereka akan memulai memukul bola. Perlahan, tidak terburu-buru, diamatilah bola itu di fairway. Lantas matanya seakan mengikuti bola putih itu melambung ke udara dan akhirnya mendarat di rerumputan hijau. Nah.....setelah ini, barulah secara nyata mereka memukul bola golf itu. Inilah yang biasa dilakukan oleh mereka sebelum melakukan pemukulan bo la, yaitu mengawalinya dengan melakukan visualisasi kreatif. Sebelum melakukan setiap pukulan, aku menonton film yang ada dalam kepalaku. Pertama, aku melihat bola itu berada di tempat yang aku inginkan di fairway atau green. Berikutnya aku membayangkan gola itu meluncur kesana. Aku bayangkan arah, lintasan, dan caranya mendarat. Akhirnya aku melihat diriku membuat gerakan swing sedemikian rupa, sehingga yang aku bayangkan tadi menjadi realitas. Ternyata film-film yang kugambarkan tadi...